Jumaat, 11 November 2016

TIPS MENJADI ISTRI KESAYANGAN

 Setia. Kesetiaan paling mendasar adalah tidak berzina dengan pria lain.  Termasuk dalam makna setia adalah tidak melakukan hubungan komunikasi apapun dengan lelaki lain tanpa seijin dan sepengetahuan suami. Baik dalam bentuk hubungan komunikasi langsung atau hanya melalui telpon, SMS, chatting via Facebook, Twitter, BBM (Blackberry Messenger), YM (Yahoo Messenger) dan alat komunikasi apapun yang ada.
 sabar. Istri yang tidak sabaran akan kehilangan aura di mata suami karena akan terlihat wajahnya yang tidak cerah, bersikap dingin dan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan..
Apresiatif. Selalu memberi apresiasi atau penghargaan pada pekerjaan yang dilakukan suami. Berapa pun hasilnya itu tidak penting. Suami adalah kepala keluarga dan ia ingin diperlakukan seperti itu. Walaupun seandainya penghasilan istri lebih tinggi itu bukanlah alasan bagi istri untuk merendahkan suami baik secara lisan atau dalam perilaku.
 minta ijin dan minta maaf. Selalu meminta ijin suami saat akan keluar atau melakukan sesuatu dan meminta maaf saat melakukan kesalahan  akan membuat suami merasa dihargai dan dihormati. Itu semua akan menyejukkan hati suami.
Terbuka dan transparan. Selalu terbuka dan tidak pernah menyembunyikan sesuatu rahasia di belakang suami adalah cara terbaik untuk menanamkan rasa kepercayaan (trust) suami pada istri. Salah satu pemicu konflik adalah tipisnya kepercayaan.
 Tidak membandingkan. Jangan membandingkan suami dengan siapapun dalam bidang apapun sekiranya hal itu akan merendahkan suami atau menyinggung perasaanya.. Terutama menyangkut soal fisik, rezeki atau perilaku. Baik perbandingan secara langsung atau tidak. Contoh, memuji pria lain di depan suami itu sama dengan perbandingan secara tidak langsung.
Diam saat marah. Kata sebuah hadits qul khairan aw liyasmut. Katakan yang baik-baik tentang suami atau diam. Saat emosi sedang tinggi, jangan keluarkan sepatahkata pun pada suami. Dalam situasi seperti ini, diam itu emas. Dan berbicara itu penyakit yang bisa sangat berbahaya.
 MeNjadi solusi. Saat suami dalam kesulitan ekonomi, istri tidak banyak menuntut. Sebaliknya, justru mencari alternatif untuk mengatasi kesulitan secara bersama-sama dengan  membuka usaha atau bekerja. Istri hendaknya menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.

 Nasihat dan kritik pada waktunya. Suami juga manusia, ada kalanya salah dan khilaf. Saat suami salah, ia juga butuh nasihat istri. Tapi ingat, jangan Yang harus diingat, janan menasihati atau menegur kecuali pada  momen yang tepat, tempat yang pantas dan dengan cara yang pas pula. Gunakan sependek mungkin kata-kata, yang penting pesan sudah sampai.

Ok girl... have a nice day...

Khamis, 10 November 2016

WaHai Jiwa Jiwa yang Gelisah

Assalamualaikum sahabat

Ketahuilah, antara sebab-sebab jiwa tidak tenang adalah seperti berikut:

• Banyak menzalimi orang
• Banyak membuat dosa
• Menghina dan menzalimi ibu atau bapa
• Menzalimi dan menghina guru terutama guru yang menunjukkan kita ke jalan Akhirat
• Tidak percaya wujudnya Allah Taala
• Tidak mengharap lagi pertolongan Allah
• Orang yang kena uji bila imannya lemah atau tidak beriman

Ketenangan itu berpusat atau berpaksi di dalam hati nurani. Ia perlu dijaga, kerana bila hilang ketenangan, hilanglah kebahagiaan. Bila hilang kebahagiaan, tidak ada lagi keindahan di dalam kehidupan sekalipun mempunyai kekayaan, tinggal di dalam istana yang indah, memiliki isteri yang cantik, ada kuasa dan lain-lain.

Orang yang berada di dalam tidak tenang, jika ketidaktenangan itu kuat dan kurang pula pelajaran atau ilmu, selalunya dia tidak boleh kontrol rasa tidak tenang itu. Sama ada di waktu ramai mahupun di waktu keseorangan. Sentiasa nampak mu-ram, susah hatinya.

Untuk menghilangkan rasa tidak tenang itu, berhentilah daripada menzalimi dan memohon maaf kepada orang yang kita zalimi itu. Tinggalkan membuat dosa kemudian kembali berpegang dan bersandar kepada Allah SWT. Insya-Allah ketidaktenangan akan hilang.
Inshaallah..

Puing puing dosa wanita zaman sekarang

Sedikit demi sedikit wanita zaman sekarang tak menyadari bahwa mereka telah mengumpulkan puing-puing dosa yang membangun kehancuran dalam keimanannya sendiri:
1. Akal yang lemah (kesaksian dua orang perempuan sama dengan kesaksian seorang laki-laki)
2. Besarnya Hawa Nafsu (kesialauannya dengan harta dunia)
3. Banyak ngerumpi (menggunjing)
4. Tidak ta’at syari’at.

• Tabarruj
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
”Hendaklah kalian (para wanita) tetap di rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dan seperti tabarruj orang-orang Jahiliyah yang dahulu…” (QS. Al-Ahzab: 33)
Tabbaruj : “tabbaruj adalah menampakkan perhiasan kepada laki-laki yang bukan mahramnya. Kecuali menampakkan perhiasan kepada suami tidaklah tercela baginya,inilah makna ayat diatas:
 Menyambung Rambut / Memakai Rambut Palsu /Disambungkan
• Memasang Tatto/ Dipasangkan
• Mencukur Alis
• Keluar Rumah Tanpa Ada Keperluan
Kecuali seiizin suami/ walinya, wajib menutup aurat, di sertai mahram (untuk keperluan darurat).
• Durhaka Kepada Suami
• Bersentuhan Dengan Laki-laki Yang Bukan Mahram.
• Berdua-dua’an Dengan Yang Bukan Mahram.
• Mudah Terpancing Emosi.
• Keluar Rumah Menggunakan Wewangian

Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam bersabda:
Seorang wanita yang mengenakan wewangian kemudian melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka wanita tersebut adalah seorang pelacur.
[HR An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al-Albani dalam “Shohibul Jami” no. 323 menyatakan bahwa hadits ini shohih.]

• Mengunjungi Sauna & Pemandian
Sebab di sini banyak wanita berpotensi membuka auratnya di tempat seperti ini.
“Janganlah lelaki memandang aurat lelaki lain, dan janganlah wanita memandang aurat wanita lain, dan janganlah bersentuhan badan antara lelaki satu dengan lelaki lain dalam satu baju, dan janganlah wanita bersentuhan badan dengan wanita lain dalam satu baju”(HR Muslim)

Rabu, 9 November 2016

Menuju Sakinah mawaddah wa rahmah

Isteri adalah pengganti ibu yang sangat dibutuhkan setiap lelaki, karena laki-laki itu, siapapun dia, setinggi apapun ilmu dan kedudukannya tetap saja dia adalah lelaki yang tidak lain hanyalah;
"Anak Kecil Bertubuh Besar [Thiflun Kabir]"
Cara memahami laki-laki itu sama persis dengan cara memahami anak kecil.
Suami yang lelah bekerja dan beraktivitas di luar rumah merasa bahagia ketika telah pulang ke rumah karena mendapatkan apa yang ia inginkan dari isterinya.
Bersama isteri, suami mendapatkan sakinah, yaitu; ketenangan, ketenteraman dan kedamaian.
Dalam rumah tangga ada
mawaddah wa rahmah, yaitu; cinta dan kasih sayang yang sangat dibutuhkan setiap insan.
Sungguh benar firman Allah dalam surat 30 Ar-Ruum ayat 21 yang artinya;
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir".

Isteri ibarat "pakaian" bagi suami yang memberikan kehangatan, kenyamanan, dan menutupi keburukan suaminya.

Kata orang Jawa, isteri itu adalah "garwo" sigare nyowo atau separuh jiwa. 😊

Isteri adalah partner dan mitra suami, ia ada untuk menyempurnakan iman dan
agar hidup kita menjadi semakin "hidup"
Inshaallah...

BAJU BASIBA JO TINGKULUAK

Baju Kurung atau baju kuruang basiba merupakan pakaian kaum perempuan Minangkabau yang sudah dikenal identitasnya dan menjadi identitas pere...